SELAMAT BEKERJA-KERJA-IKHLAS

Kamis, 16 Oktober 2014

PERAGAAN BUSANA ... SAMROH

     Sosok Tri Eko, pelatih multi talenta sering kali harus didorong untuk kemajuan ekskul terutama ketika Pentas Seni. Banyak hal yang dapat dilakukan oleh guru agama yang satu ini. Ketika harus dikritik dengan pedas, Beliau menerima dengan action. KS di sekolah manapun, tidak ingin apabila dalam setiap lomba/pentas hanya menjadi penggembira. Harus ada target "MENANG". Tanpa kata ini, maka Latihan yang sudah dibina bertahun-tahun tidak akan ada artinya. Ketika awal tahun 2012, KS mencoba untuk mengikutkan Lomba, Pentas, dan Kegiatan dimanapun berada. Target awal adalah "POKOKE MELU". Tahun 2013 KS mulai memilih dan memilah, kegiatan apa yang pantas dilombakan di tingkat Kecamatan. Memasuki tahun ke-3, 2014. SDN Bulak Rukem I harus memiliki target yaitu ; LATIHAN-PILIHAN-MENANG. Bagi yang latihannya kurang dan sistem pemilihan siswa juga kurang berkesinambungan, maka lebih baik untuk tidak ikut lomba. Latihan wajib jalan terus. Pilihan siswa haruslah berdasarkan kemauan-kemampuan-talenta. Akhirnya harus ada target MENANG.
     Sosok Mungil Handini, guru Ektra Tari juga mendapat arahan yang sama dari KS. Kalau tidak ada target menang, mengapa harus ikut. Apalagi ikut-ikutan. Begitu juga dengan M. Sholeudin, seorang yang sangat menguasai alat musik modern, KS tetap menuntut agar siswa SDN Bulak Rukem I memiliki wawasan ber musik dengan benar. Setiap ada even kegiatan di dalam dan di luar sekolah, KS selalu mendorong agar tetap tampil maksimal. Hanya saja Jerih payah, ke tiga Beliau belum dapat diimbangi KS dengan honor yang seimbang. Semoga kelak suatu hari ilmu mengajar-mendidik yang diberikan di SDN Bulak Rukem I dapat penghargaan dari pihak lain. Kemampuan SDN Bulak Rukem I sangat terbatas lewat dana Bopda dan BOS. Semoga Pengabdiannya tidak Pengab. Mohon Maaf kepada yang belum dapat sesuatu yang diharapkan. Tuhan akan selalu mencarikan rezeki bagi hambanya yang ikhlas di tempat lain.

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. http://triekosulistiowati.blogspot.com/2014/10/terimalah-kritikan-itu-sebagai-nasehat.html

    BalasHapus