SELAMAT BEKERJA-KERJA-IKHLAS

Senin, 14 Desember 2015

LAUTAN GURU DI GELORA BUNG KARNO

     Minggu, 13 Desember 2015. Guru anggota PGRI se Indonesia tumpah ruah di Gelora Bung Karno-Senayan - Jakarta. Mengapa harus ke Jakarta ? Salah satunya ingin mendengarkan Pidato Presiden Joko Widodo. Sayang sekali Beliau tidak dapat hadir. Acara diwakilkan pada Menko PMK ( Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaaan ) Ibu Puan Maharani. Dari kalangan DPR dan Menteri Kabinet tidak ada yang hadir. Ketua DPD Bapak Irman Gusman menjadi Pembicara Tunggal dalam Acara ini. Gubernur Jatim Bapak Sukarwo, hadir karena mendapat penghargaan Dwija Praja Nugraha (daerah yang peduli terhadap pendidikan) dari Bapak Presiden. Bapak Presiden lewat Ibu Puan menegaskan bahwa tidak akan ada penghapusan TPP, sebab penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TFG) sesuai amanah UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Juga hadir Ketua Komisi X. 
    Pengurus Besar PGRI Pusat dengan Ketua Bapak Sulistyo menyampaikan bahwa PGRI mendukung kebijakan Pemerintah yang baik untuk memajukan pendidikan dan
Menginstruksikan agar Guru membantu Bapak Presiden, Gubernur, Walikota, Bupati dalam membangun pendidikan yang bermutu.
BEBERAPA HAL :
1. PGRI menyampaikan Penghargaan dan Ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Pemerintah yang sudah memastikan tidak akan mengurangi kesejahteraan guru
2. PGRI sangat memahami perlunya Kinerja dan Profesionalitas Guru. Untuk itu Pemerintah diharapkan memberikan pelatihan kepada semua guru
3. Untuk meningkatkan kesejahteraan guru, agar TFG dibayarkan tepat waktu dan tepat Jumlah dan dibayarkan bersamaan denga gaji setiap bulan.
4. Menyelesaikan kekurangan guru, terutama guru SD di Seluruh Indonesia
5. Menyelesaikan Persoalan Guru Honorer termasuk mengangkat guru Honorer K-2
6. Sesuai UU Guru dan Dosen, Pemerintah segera menyelesaikan Peningkatan Kulafikasi Akademik Guru S-1/D-4 dan sertifikasi guru dalam jabatan termasuk yang diangkat setelah 2005 dan perlu dilaksanakan sertifikasi guru Honorer di Sekolah Negeri yang telah memenuhi syarat seperti diatur dalamn PP 17.
     Selanjutnya saat ini juga kekurangan staf administrasi sekolah, perlu adanya pengangkatan staf administrasi sekolah dan penjaga sekolah. Pengawas Sekolah banyak yang resah karena Jabatan Fungsionalnya terancam dicabut, oleh karena itu Permenpan dan RB No, 21/2010 perlu direvisi
Terakhir Banyak guru yang kesulitan naik pangkat karena banyaknya tugas tambahan dan Publikasi Ilmiah, perlu revisi PermenPan 16/2009.
Anggota PGRI yang hadir di Senayan 109.437 guru.



































































































































































































































































Kamis, 10 Desember 2015

TUGAS DI TPS

Kamis, 10 Desember 2015. Seusai Libur Pilkada ( 9 Desember 2015), siswa kelas 4 - 6, mengumpulkan tugas berupa laporan kegiatan di TPS dalam bentuk catatan dan gambar/foto. Even 5 tahunan ini langka. Siswa SD akan mengalami 6 - 8 tahun lagi. Bila sejak dini tidak ada perhatian, maka selanjutnya akan lupa. Jika kita mengalami hal-hal yang baik, maka akan tersimpan di memory sebagai kenangan terindah. Menanamkan konsep ini membutuhkan Kepiawaian tersendiri bagi guru dan KS. Setiap momen penting harian, harus diusakan menjadi catatan memorium siswa. Setiap saat kita harus peduli dan mengenalkan banyak hal pada siswa dan guru. Jangan biarkan momen langka lewat begitu saja. Ayo...teman guru. Carilah dan temukan momen penting dalam keseharian/ Sampaikan ke siswa. Jadikan kenangan.

TERIMA KASIH SISWAKU

Selasa, 8 Desember 2015. Siswa pemeran Lomba Pembuatan Video Pembelajaran tingkat Jatim mendapat tali asih dari guru Pemenang yaitu Ibu Tri. Peran siswa sangat di luar dugaan. Dengan kepolosan dan kemurnian jiwa suci mau dan mampu membantu gurunya di hari Minggu/Libur. Setelah menjadi juara jangan dilupakan. Terbukti guru pemenang (Harapan-Dindik Jatim) memberi ucapan terima kasih kepada siswa. Kegiatan ini termasuk langka. Sering kita merasa dibutuhkan siswa. Kita menganggap siswa adalah Obyek. Tidak 100 % benar. Siswa memang Obyek. Bila kita mampu mengubah Obyek menjadi Subyek, maka akan meringankan beban dalam pekerjaan. Ayo... jadikan siswa Subyek dan ucapkan terima kasih, pabila ada keeberhasilan sang guru. Guru harus mau memberikanucapan terima kasih pada siswa. Dengan demikiam, guru telah terbiasa menjalankan KI-2 dalam Kurikulum 2013. Terima kasih Guruku. Terima kasih Siswaku. Selamat berjuang. Sukses.

Senin, 07 Desember 2015

PEMBEKALAN APEL BESAR DI GELORA BUNG KARNO

Senin, 7 Desember 2015 di Aula PLS Dispendik Lantai 2 diadakan Pembekalan bagi Peserta Apel PGRI di Gelora Bung Karno-Senayan Jakarta, Peserta akan berangkat pukul 06.00 tanggal 12 Desember 2015 dari UPTD BPS Surabaya V dengan dua kendaraan Bus. Target PGRI Provinsi sebenarnya 4 bus, sampai hari ini hanya dua bus. Beaya ditanggung oleh masing-masing Peserta secara Mandiri, dan PGRI Kota Surabaya menyediakan Kaos dan Topi. Acara yang seharusnya dimulai pukul 11/00, baru dimulai pukul 11.30. Sedianya menunggu PEngarahan Bapak Kadispendik Surabaya. Hingga pukul 13.00 Beliau masih rapat di Pemkot. Kabid Dikdas, Ir, Yusuf Masruh berkenan menyampaikan Pembekalan. Intinya agar peserta menjaga Kesehatan dan selalu berkoordinasi dengan Pengurus PGRI Daerah Kota Surabaya. Beberapa hal lagi yaitu agar Kegiatan Dinas dapat bersinergi dengan PGRI. Ucapan terima kasih karena Apresiasi Guru tahun ini dapat berjalan sukses tanpa melibatkan siswa. TPP, Tukin, UKG, PUPNS, dan Rapor Online yang menjadi Agenda bertumpuk tahun ini harap ditanggapi dengan sabar, agar tidak menimbulkan penyakit. Sebentar lagi Permenpan 16/2009 akan diberlakukan secara murni. Ketua PGRI, Drs. Sumarto menambahkan agar Kegiatan di PGRI berupa Workshop, Seminar dan Lokakarya harap dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Kartu PGRI secara online aagar dicermati dengan bijak.

Minggu, 06 Desember 2015

WAYANGAN DI ADHI BUANA

Sabtu malam, 5 Desember 2015 saya minta tolong Bapak Hari Prayitno untuk mengikuti Wayangan di Universitas Adhi Buana, Jl. Menanggal XII. Dalang tenar dan putranya Anom Suroto dan Bayu memiliki sabetan indah dalam penampilan di Gedung yang megah. Penggede PGRI di Jawa Timur hadir dalam acara ini. Perhelatan Hari Guru dan PGRI terus berlanjut. Kini guru semakin eksis dan diperhitungkan dalam kancah ekonomi dan politik. Perhatian Pemerintah tidak henti-hentinya terhadap Nasib Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Semoga dengan peningkatan kesejehteraan ini menjadikan dunia pendidikan di Indoensia semakin semarak dan lebih mendunia.