SELAMAT BEKERJA-KERJA-IKHLAS

Senin, 16 November 2015

SCAN DATA PUPNS

Senin, 16 Nopember 2015 sebagian guru telah scan data PUPNS di rumah. Bagi yang belum dengan dipandu TU, masing-masing guru menscan data yang dimiliki di sekolah. Tanggal 20 Nopember 2015 semua data akan dikirim ulang ke UPTD BPS Surabaya V.

Sabtu, 14 November 2015

SELAMAT JALAN IBU KUSMINI

Sabtu, 14 Nopember 2015 ratusan guru se Kec. Bulak secara bergelombang melayat ke kediaman Almarhumah Ibu Kusmini, Guru SDN Bulak Rukem Rukem II yang meninggal Jumat Malam, 13 Nopember di RSH. Sebelumnya (30 hari), suaminya telah lebih dahulu meninggal dan dimakamkan di Krian. Inilah janji suci sehidup semati. Belum genap 40 hari. Suami istri saling bertemu di alam lain. Selamat Jalan Ibu Kusmini dengan suami. Semoga Cinta Berdua langgeng di akherat. Kelak suatu hari kami akan menyusulnya. Keluarga besar SDN Bulak Rukem I mengucapkan bela sungkawa. Sebagian guru telah melayat di rumah duka Kapas Baru II/11 Surabaya.







Jumat, 13 November 2015

PEMBAGIAN HADIAH LOMBA HUT PAHLAWAN 2015

Jumat, 13 Nopember 2015 Hadiah pemenang Lomba Hari Pahlawan dibagiakn ke masing-masing pemenang di kelasnya. Pembagian ini dilaksanakan setelah senam pagi. Ada juga yang final baru diadakan Jumat pagi sehingga hadiah dibagikan siang hari. Kelas lain juga membagi hadiah sesuai lomba masing-masing.


Kamis, 12 November 2015

UKG 9-19 NOP 15

Kamis, 12 Nopember 2015 KKG memasuki hari ke-4. Untuk Kecamatan BulakPeserta UKG SD sebanyak 162 orang, menempati TUK SMAN 3. UKG Online berlangsung 9-19 Nopember. Setiap hari ada 60 Peserta dalam 3 gelombang. Guru Bursa yang ikut UKG ada 15 guru. Tanggal 11 Nop 15 ada 5 guru, 12 Nopember 2015 ada 2 guru. Selebihnya tanggal 13 Nopember 2015. Tidak semua Peserta di akit tetap memaksakan diri Kec. Bulak dalam kondisi sehat. Ada beberapa peserta yang sebenarnya sakit tetap memaksakan diri untuk ikut UKG. Tanggung jawab mengerjakan soal patut diacungi jempol. Selamat berjuang teman guru.
















Rabu, 11 November 2015

FINIS

Tiga hari ini cukup melelahkan. Sebenarnya untuk apa, untuk siapa ? Kadang saya berpikir hidup ini akhirnya akan kemana ? Jika dipikir memang lelah. Jika dirasakan semakin lelah. Ketika anak bangsa butuh sesuatu, akhirnya kelelahan menjadi sirna. Hubungan antar anak bangsa menjadi suatu tanaman yang akan tumbuh, berkembang, berbuah. Tapi entah kapan. Pendidikan adalah proses. Inilah yang harus diawasi. Bukan saja hasil. Semua berpulang kepada kita. Mau jadi apa. Mau dapat apa. Atau kalau mau, tidak usah berbuat apa-apa. Jika demikian mengapa kita ada di dunia, bila ujungnya tidak bermanfaat bagi orang lain. Kedatangan siswa ST. Margaret's yang berbeda suku, agama, ras, antar golongan menjadikan slogan Bhinneka Tunggal Ika kental dengan kehidupan karakter bangsa Indonesia. Andai dunia damai. Dunia tentram. Tidak ada iri. Bekerja maksimal. Tulus Ikhlas. Maka manis seperti gula, asin seperti garam, dan masam seperti asam. Bila ketiganya dijadikan satu menjadi rujak. Sedap ... ! Mudah-mudahan kedatangan anak bangsa dari negara tetangga yang lebih maju, lebih makmur, lebih sukses akan mendorong siswa dan guruku untuk mengejar, mengjar, dan selalu mengejar ketinggalan. Ayo... jadikan inspirasimu !





KUNJUNGAN DISPENDIK

     Rabu, 11 Nopember 2015 Dispendik Surabaya melalui Ibu Lely Zulaika, SH dan UPTD BPS Surabaya V melalui Ibu Dra. T. Susiswati berkenan melihat secara langsung Kegiatan Siswa ST. Margareths di SDN Bulak Rukem I. Setelah berinteraksi dengan siswa dan guru, karena padatnya acara di Dispendik, maka Beliau bekenan untuk pamit. Terima kasih Dispendik Kota Surabaya dan UPTD BPS Surabaya V yang telah berkenan melihat secara langsung kegitan di SDN Bursa. Keterbukaan Dsipendik dan UPTD BPS Surabaya V dalam era globalisasi patut kita acungi jempol.














Selasa, 10 November 2015

HARI PAHLAWAN DI BURSA

Hari Pahlawan di Bursa tahun ini nampak berbeda. Siswa Singapore School berbaur dengan siswa Bursa untuk mengikuti serangkaian acara yang dikemas dalam Apresiasi Hari Pahlawan. Empat belas penampilan siswa Bursa cukup memukau dihadapan kakak kelas dari ST Margareth Singapore.