SELAMAT BEKERJA-KERJA-IKHLAS

Sabtu, 18 April 2015

GEBYAR KARTINI TRS

Sabtu, 18 April 2015 telah dibagikan kepada SD Negeri dan Swasta :
a. Kupon Gratis TRS ( 1 Kupon untuk siswa dan pengantar )
b. Poster UN/US sebanyak 2 lembar
c. Petunjuk TPA masing-masing SD 10 lembar.
Kegiatan TRS merupakan kerja bareng UPTD V dan K3S Kecamatan Bulak dalam memeriahkan hari Kartini yang berlangsung di TRS hari Selasa, 21 April 2015 pukul 15.00. Ada 3 Lomba yaitu : Fashion untuk kelas I dan II yang beranggotakan masing-masing 10 anak, Kelas III dan IV dengan lomba menggambar perorangan, Kelas V lomba baca puisi kelompok untuk 3 orang.  Hanya saja waktu yang disediakan dengan lomba "mepet" sekali, sehingga banyak yang tidak siap. Kegiatan iniu harusnya dirancang dalam waktu kurang dari 2 bulan. Pengalaman ini akan sangat berharga dan menjadi perhatian semua pihak, agar selalu siap dalam berbagai event kesempatan. Semoga anak-anak kita senang. Terima kasih TRS dan UPTD BPS Surabaya V.

Jumat, 17 April 2015

NAIK PANGKAT 2016

    Jumat, 17 April 2015 menuju ke Dispendik kota Surabaya untuk menyerahkan berkas yang tertunda sejak 2012. Kendala utama untuk naik pangkat golongan IV A ke IV B adalah PTK/PTS yang harus bernilai 12 point. 
     Sebenarnya tiap PTK nilai maksimal 4 tanpa publikasi dan cukup disimpan di perpustakaan. Point 12 : 4 = 3 PTK. Dengan 3 PTK sudah cukup, bila mendapat nilai maksimal. Belum lagi harus memiliki nilai 4 Piagam Workshop yang nilainya masing-masing 32 jam. Ini tuntutan Permenpan No. 16 tahun 2009 yang akan diberlakukan untuk pertama kalinya mulai tahun 2015. Diklat/Workshop yang harus diikuti minimal 3 hari, sejak tahun 2013 mulai langka. 
     Dispendik Surabaya sendiri jarang, bahkan tidak pernah memberikan secuil sertifikat yang bernilai 32 jam. Sertifikat yang nilainya 32 jam, mulai muncul kembali sejak adanya K-13 yang diselenggarakan oleh LPMP, P4TK, dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, PGRI, dan Lembaga Perguruan Tinggi, semisal UNESA. Semoga tahun 2015 merupakan tahun kebangkitan kembali bagi guru untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat, bukan mengejar WS/Diklat 32 jam/3 hari. Seminar Sehari tetap diakui dan menjadi syarat penilaian DUPAK. DP3 model SKP tahun 2014 juga menjadi syarat Kenaikan pangkat 2015. Untuk kenaikan pangkat per 1 Oktober 2015 akan berakhir akhir April 2015. 
     MULAI MEI 2015, UNTUK KENAIKAN PANGKAT APRIL 2016 DISPENDIK KOTA SURABAYA MELAKSANAKAN KENAIKAN PANGKAT ONLINE. 

Kamis, 16 April 2015

DISKUSI RUJAK ULEG

Kamis, 16 April 2015 bertempat di Aula Ruang UPTD BPS Surabaya V, mulai pukul 08.00 s.d 10.30 dilaksanakan Pembinaan dan Diskusi. Pembinaan oleh Kepala UPTD BPS Surabaya V selaku Pembina Dharma Wanita Wilayah Surabaya V tentang Lomba yang diselenggarakan tanggal 23 April 2015 di Dispendk Surabaya. Dalam rangka Hari Kartini 2015 Dispendik Surabaya melalui Dharma Wanita Persatuan menyelenggarakan serangkaian Lomba sebagai berikut :
1. Lomba Rujak Uleg. Setiap UPTD mengirimkan paling sedikit 2 tim yang anggotanya 5 hingga 6 orang.
2. Lomba Hantaran Sembako. Juga 2 Tim
3. Pengisian stand Bazar.
Maksud dan tujuan dikumpulkan 6 Kecamatan untuk membahas masalah tersebut perlu dilakukan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan persatuan. Usaha ini merupakan langkah cermat dari Kepala UPTD BPS Surabaya V. Dengan bertemu dan disatukan untuk Diskusi muncul beberapa pemikiran baru. Jika tadinya yang menonjol hanya KS, Guru, dan Sekolah tertentu maka dengan dipertemukan sedikit banyak membuka wawasan dan peluang bagi yang hadir untuk menyampaikan ide-ide kreatif. Ada yang nglantur, ada yang bertele-tele, ada yang hanya mendengar, bahkan ada yang memotong begitu saja pembicaraan orabf lain. Bertemu dalam diskusi menjadi asyik. Koordinator K3S bertugas mencarikan jalan keluar tentang "ngopeni" para peserta agar merasa nyaman dalam berlomba. Sebenarnya bisa saja tugas dibagi menjadi 6 Kecamatan. Selesai. Tapi inilah langkah cerdik Kepala UPTD BPS Surabaya V beserta staff untuk menghidupkan kerukunan dan kebersamaan dalam kerja dan karya. Siapa saja boleh mencela, tapi diskusi ini mahal nilainya bila dibandingkan hanya sekedar ditunjuk. Terima kasih .....



Rabu, 15 April 2015

SERTIJAB RESMI DI SDN KEDUNG COWEK II

Rabu, 15 April 2015 dihadapan Komite/Wali murid SDN Kedung Cowek II, Kepala UPTD BPS Surabaya V, Pengawas Kecamatan Bulak, Kepala SDN Kedung Cowek I, pukul 11.00 s,d 13.00 telah diserahkan Memory SDN Kedung Cowek II yang diemban oleh Drs. Rudy Sugeng Prayitno sejak 1 Desember 2015. Secara resmi tugas sebagai Plt. SDN Kedung Cowek II telah berakhir sejak 1 April 2015. Sebagai penggantinya yaitu Sri Sugiharti, S.Pd., M.Pd.I yang berassal dari SDN Banyu Urip II adalah sosok KS yang sangat berpengalaman dan malang melintang di dunia Pendidikan, kemasyarakatan, dan Pramuka. Pengetahuan-Ketrampilan-Dedikasi Beliau akan dapat mengangkat harkat dan martabat SDN Kedung Cowek II lebih baik lagi. Selama Plt. menjabat 4 bulan telah menghasilkan Juara Akademis dan Non Akademis baik bagi guru maupun siswa di tingkat Kecamatan Bulak. Salah satu guru akan maju ke tingkat kota Surabaya sebagai peserta Lomba Guru Berprestasi. Kepada Bapak/Ibu Guru dan tenaga kependidikan di SDN Kedung Cowek II berjuanglah untuk mengangkat kembali prestasi dan martabat sekolah untuk kejayaan bangsa. Terima kasih teman-teman dan Mohon Maaf.

Selasa, 14 April 2015

RAPAT DAN SEMINAR

Selasa, 14 April 2015 pukul 09.30 - 14.00 bertempat di Ruang Kelas I-C telah diadakan rapt sekaligus Seminar yang diselenggarakan dari guru oleh guru untuk guru dengan materi kegiatan sbb.:






Acara Seminar semakin meriah dengan hadirnya guru baru yaitu : Sri Maimunah ( Kelas I-B), Andik (Kelas III-A), Sovi ( Kelas III-B). Sujito menyampaikan masalah Supervisi dengan disikapi menawarkan jadual. Sri Nembowati dalam menyampaikan SKP mengajak guru-guru untuk lebih aktif dan kreatif. Hijrah menyampaikan VISI dan MISI, serta Tujuan dari SDN Bulak Rukem I dengan lantang dan mengajak teman-teman untuk buka buku-membaca-mencerna isinya. Mindrati membentuk Panitia Hari Kartini. Andik menyampaikan masalah UAS dan kegiatan tersebut diharapkan ada konsumsi. Sovi menyampaikan perihal PIGP yang sebenarnya merupakan sasaran bagi guru CPNS dan Pihak lain yang baru saja menjadi guru karena alih fungsi. Sugiarti yang fasih bahasa Inggris mengajak teman-teman untuk menggunakan bahasa Inggris (litle-litle). Buroidah terkesan dengan lulusan Bulak Rukem I yang harus memiliki warna setelah lulus. Sri Mai menyampaikan masalah PPDB tahun 2014 yang lalu dan kurang lebih sama dengan tahun 2015.

PEMBICARA SEMINAR ... WOOW ... KEREN !

Sabtu, 11 April 2015

PEMBUATAN NASKAH UJIAN TULIS

Sabtu, 11 April di SDN Komplek Kenjeran II telah berkumpul Pembuat Naskah Ujian Sekolah. Mulai pukul 09.30 - 12.00. Apakah guru tidak mampu membuat soal sendiri ? Toh ... ini Ujian Sekolah ! Jangan salah paham ! Guru-guru kelas VI Kec. Bulak sudah sangat mahir dan mampu membuat soal sendiri-sendiri. Yanga kita butuhkan adalah Pemberdayaan KKG dan adanya standarisasi tingkat Kecamatan. Agar antar SD ada keseimbangan dalam penerapan ilmu dan penilaian. Tiap sekolah memiliki karakteristik yang berbeda. Tapi perlu ada pemetaan yang merata. Sekolah yang memiliki kelebihan akan menutup sekolah yang memiliki kekurangan. Tiap sekolah guru kelas VI ada 1 hingga 3. Mapel yang diujikan NON US berbasis UN ada PKn, IPS, Bahasa Jawa. Juga ada Mapel Agama dan Bahasa Inggris. Dengan adanya sharing Pembuatan US dari berbagai sekolah diharpkan memunculkan soal yang lebih kualitatif dan merata. Ada kebanggaan tersendiri bagi guru yang diajak KKG. Semoga KKG tetap diberdayakan, dan KS selaku Editor ikut bertanggung jawab dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah masing-masing. Sekolah silakan bersaing, tapi ingat ada yang lebih penting yaitu "MENCERDASKAN ANAK BANGSA DI TENGAH-TENGAH ERA GLOBLASASI SECARA BERSAMA-SAMA UNTUK DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA".



UJIAN PRAKTIK KETRAMPILAN

Sabtu,11 April 2015 Pelaksanaan Ujian Praktik memasuki babak yang paling menyenangkan baik bagi siswa dan pendidik/tenaga kependidikan. Mengapa ? Momen ini sudah cukup langka. Karena keseharian siswa telah mengenal aneka masakan dari orang tua, namun jarang mempraktikkan. Di sekolah juga langka ada pelajaran memasak. Harusnya memasak dapat dijadikan kegiatan rotin siswa dengan orang tua. Kelak suatu hari observasi dalam memasak dapat dijadikan andalan untuk memperoleh tambahan penghasilan. Masakan yang enak dihasilkan oleh kerja keras, rotinitas, dan seringnya orang lain diajak mencicipi masakan yang diolahnya. Bila ini sering dilakukan akan mendapat kritik dan saran dari tetangga, teman, dan orang lain. Biasanya, kita sering mengunakan bahasa, "kurang pedas, kurang asin, kurang manis atau sebaliknya". Kritikan inilah yang memacu proses olahan menjadi lebih baik. Seringkah Anda memberikan masakan kepada tetangga, saudara, teman, dan handai taulan ?