SELAMAT BEKERJA-KERJA-IKHLAS

Kamis, 17 April 2014

HARUSKAH MARAH ?

Mengapa guru marah pada siswa ?
     Pertanyaan ini sering diajukan oleh siapapun, termasuk siswa. Banyak hal, banyak faktor, dan masalah. Salah satunya adalah pelanggaran peraturan disiplin di sekolah. Tapi hal ini bersifat umum. Ada yang lebih khusus yaitu : siswa enggan mengerjakan tugas. Padahal guru ingin banget agar apa yang diberikan dan disampaikan kepada siswa dapat untuk bekal di kemudian hari. Kesadaran ini yang perlu ditanamkan pada siswa. Caranya banyak. Petuah, petunjuk, peringatan, pemberitahun kadang diartikan oleh siswa sebuah kemarahan. 
     Begitu juga dengan KS ? Masih saja ada guru yang ingin berbuat semaunya. Mengajar seeenaknya tanpa memikirkan Silabus-RPP-dan Pedoman guru. Terhadap guru yang demikian KS harus bijaksana dan mengingatkan bahwa tugas dan tanggung jawab guru yang paling utama adalah mengubah tingkah laku-pola pikir siswa dari yang kurang baik ke arah yang lebih mulia. Berkali-kali KS menyampaikan hal ini dalam bentuk rapat, pertemuan singkat, pertemuan berkala, diskusi. Guru juga manusia yang kadang harus tetap diingatkan. Ada yang mau menerima, dan ada juga yang sulit menangkap makna arti pendidikan yang sebenarnya. Kami hanya ingin mengajak para guru untuk selalu memperhatikan kebutuhan anak didik. Kebutuhan akan ilmu pengetahuan. Kebutuhan akan perubahan tingkah laku siswa ke arah yang lebih diterima oleh semua orang. Kebutuhan akan perkembangan dan kemajuah Inovasi Pendidikan, teristiwa perubahan paradigma tentang Pelaksanaan Kurikulum 2013. 
      Kurikulum 2013 memberi makna akan perubahan : 
1. SPIRITUAL ( KI-1 )  meliputi : Ketaatan Beribadah, Perilaku Bersyukur, Berdoa, dan Toleransi beribadah yang harus  dilakukan lewat alat penilaian OBSERVASI, DIRI SENDIRI, dan ANTAR TEMAN. Masing-masing 4 kolom.
2. SOSIAL ( KI-2) meliputi : Jujur, Disiplin, Tanggung jawab, Sopan santun, Peduli, Percaya diri, Patuh, dan Teliti yang harus  dilakukan lewat alat penilaian OBSERVASI, DIRI SENDIRI, dan TEMAN. Masing-masing 4 kolom. 
3. PENGETAHUAN ( KI-3 ) : UTS - UAS - KD sesuai mapel.  
4. KETRAMPILAN ( KI-4 ) : Praktik sesuai mapel. Perubahan ini harus berlanjut dan tidak hanya menjadi tanggung jawab Wali Kelas. Guru Mapel Pendidikan Agama sudah pasti menyentuh Spitual dan sosial. GURU MAPEL PENJASORKES ( Olah raga ) JUGA HARUS MENGERTI tentang ADANYA PENILAIAN SPIRITUAL ( KI -1 ) dan SOSIAL ( KI-2). 
     Guru Kurikulum 2013 harus MENYADARINYA. Teman-teman ayo baca buku petunjuk/buku guru Kurikulum 2013. Jangan mengajar seenaknya.


Selasa, 15 April 2014

UKS

Lega sudah ! Inilah pernyataan yang kami tunggu selama dua tahun di SDN Bulak Rukem I. Berkali-kali kami memberangkatkan guru untuk memperoleh ilmu tentang UKS, Adi Wiyata, dan Kebersihan Lingkungan. Mulai dari Workshop UKS tingkat Jawa Timur, Pelatihan Adi Wiyata di P-Wec, Studi Banding ke SDN Perak Barat Kawasan, Studi Banding ke Kampung Bersih-Dukuh Setro, Belajar Lingkungan di Mangrove, mengikuti kegiatan susur sungai ( Jumpali ), Kegiatan Tunas Hijau, berbagai Workshop di berbagai SMP; AKHIRNYA Selasa, 15 April 2014 kami memiliki Kader UKS yang terdiri atas 10 siswa kelas V. Acara peresmian dilaksanakan secara sederhana di depan Ruang UKS yang sudah puluhan tahun tidak berfungsi. Teman-teman guru tidak dapat  melakukan kegiatan secara mandiri. Ruang ada, fasilitas cukup memadai, Sumber Daya Siswa banyak, Sumber Daya Guru sangat terlatih. Sayang sekali guru-guru sebagai Pembina kurang peduli. Sebagai KS, kami tidak boleh berputus asa. Dua tahun sudah berlalu, mudah-mudahan Semua guru dan tenaga kependidikan SADAR akan arti pentingnya siswa terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan tahun 2025. Ayolah teman guru bahwa sekali kita berbuat baik, maka kebahagiaan akan kita dapatkan kelak suatu hari.



GURU BULAK MENYUSUN USEK

Selasa, 15 April 2014 di SD Al-Muttaqien 15 orang guru dipandu oleh Pengawas TK/SD Kec. Bulak dengan Editor Kepala SD di wilayah Bulak melaksanakan tugas mulia yaitu menyusun naskah soal berdasar kisi-kisi yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tmur.
PESERTA USEK
usek , Pukul 08.00, Selasa : 15 April 2014:
PKn : KC1-Kc2-Al Mut
IPS : BR 1-BR2-Al
Furqon
AI :
Kenjeran 248-Hang Tuah
Bah.
Jawa: Sukolilo-Angkasa - TGB
Bah.
Inggris : Komplek Kenj II-Muh 9-BS
AK :
Komplek Kenjeran II
(
bawa kisi-kisi dan Buku Sumber ) 
EDITOR USEK
Pukul 08.00, Selasa : 15 April 2014:
PKn : (KS KENJ.248 & ANGKASA)
IPS :
(KS BENTENG & MUH 9 & AL FORQON)
AI :
(KS AL-MUTTAQIEN & HT 6 )
Bah.
Jawa: (KS KOMPLEK KENJ. II & KC 1)
Bah.
Inggris (KS BR 2 dan TGB)
AK :
(KS KC 2 )
PEMBINAAN PENGAWAS (15-04-2014)
1. SESUAI KISI-KISI
2. ADA PENGECOH
3. PERHATIKAN PANJANG DAN PENDEKNYA OPTION
4. ANGKA DARI KECIL KE BESAR ATAU SEBALIKNYA
5. HINDARI SARA/UNSUR POLITIK
6. JANGAN MENCONTOH SOAL
7. GAMBAR DAPAT DI COPY DAN TEMPEL
8. TIDAK BOLEH ADA KECUALI, SEMUA JAWABAN BENAR ATAU SALAH



  

Sabtu, 12 April 2014

RENUNGAN DATA ?

Sabtu, 12 April 2014. KS mengumpulkan guru di Kantor dengan satu tujuan : SUKSESKAN RAPOR ONLINE. ( Pukul 10.00 s.d 10.30 ). Pertemuan singkat ini memberi dorongan guru agar rajin menyipan nilai siswa secara berlapis yaitu :
1. Flash Disk
2. CD Blank
3. Face Book
4. Email
5. Blog
Flash Disk (Memory card) mudah terinfeksi virus
CD Blank adalah penyimpanan data yang sifatnya bulanan/triwulan
Face Book dan sejenisnya yang tidak diunggah/di upload
Email yang tidak terkirim
Blogpot dalam bentuk laman yang dapat di hiden
Mengapa ? Belajar dari pengalaman adanya beberapa data yang hilang karena rusak, kebanjiran, kebakaran, dan kesengajaan. Mulai sekarang budayakan menyimpan data berlapis di sekolah, rumah, atau dunia maya.
Data apa yang perlu disimpan oleh Guru :
1. Scan SK I s.d SK terakhir, Piagam, dan data-data penting
2. Foto copy dan disimpan di berbagai tempat ( rumah, sekolah, atau Bank Data )
3. RPP dan Silabus dari tahun ke tahun dalam bentuk file
4. Ulangan, Bank Soal+Kisi-kisi, Analisis, Remidi dan Pengayaan
5. Nilai siswa ( Legger ) tiap Semester
Untuk Sekolah :
1. RKT, RKS ( 4 tahunan ), RKS
2. Bank Data Sekolah dan Profil ( Siswa, Wali murid,  Guru )
3. Data Keuangan BOS dan BOPDA 5 tahun terakhir
4. Data Inventaris dan letak barang
5. Buku Induk, Buku Klaper dan Rapor

Jumat, 11 April 2014

MONEV BOPDA DAN BOS TW 1 2014

Jumat, 11 April 2014 untuk kesekian kali Pengawas di Kec. Bulak ( Drs. H. Arifin ) melaksanakan tugas yaitu memonitor dan evaluasi masalah Bopda dan Bosnas untuk tahun Anggaran 2014. Bopda online sudah berlangsung tahun Anggaran 2013. Tahun ini sudah mulai terbiasa. Hanya saja secara online masih ditemui kendala berupa pajak. Karena Bopda online disatukan dengan BOS online ( dalam taraf uji coba untuk tanggar 2014 ), akhirnya masih terjadi perbedaan pelaporan terutama dalam format K-7a. Dari Pertugas Bos di Dispendik ( P.Peno ) masih menghendaki Pelaporan Bos dengan K-1, K-2, K-7, K-7a, dan Tanggung Jawab. Dari Dispendik Kota Surabaya menghendaki sistem pelaporan Online untuk BOS. Menyikapi hal tersebut maka :
1. Laporan Bopda tetap online dengan menampilkan NPP, RAPBS yang ada ttd B.Eko, RAPBS Triwulan I, dan Pekerjaan dengan dilengkapi Pajak.
2. Laporan BOS sementara manual dengan tetap mengisi BOS online.
 

Selasa, 08 April 2014

RAPAT LENGKAP SR 29

Selasa, 8 April 2014 di SD Muhammadiyah 9, pukul 09.00 diselenggarakan Rapat Pemantapan US/UM yang diikuti oleh :
Pengawas TK/SD Kec. Bulak ( Bp. Arifin )
Pengawas PAI ( Bp. M. Dahlan )
Tujuh KS DN
Tujuh KS S
Enam KS MI
Acara berlangsung sampai pukul 12.30

Hal-hal yang penting :
1. Tgl 17 Mei 2014 : Pengawas TK/SD, Pengawas PAI, Koordinatot K3S Kec.Bulak, Koordinator Kurikulum Kec. Bulak, Anggota ( Sulkani, Abdul Hakim, dan Muhib ) mengambil dan mengemas Naskah Di Polrestabes (Jalan Sikatan) untuk di bawa ke Polsek Kenjeran dengan kawalan Polisi Kenjeran dari awal hingga naskah disimpan di Polsek Kenjeran. Cholifah dan Agustin bersiap di Polsek Kenjeran
2. Tgl 19 Mei 2014 s.d 21 Mei 2014 : Semua KS D/S/MI mengambil Naskah di Polsek Kenjeran pukul 05.00 dengan kawalan Polisi.
3. Setiap hari KS menyerahkan Naskah LJK ke Sukolilo 250 sebagai tempat POSKO USEK 2014
4. Setiap mengambil Naskah dan menyerahkan Naskah/LJK, KS membawa bukti Formulir Pengambilan dan Penyerahan yang sudah diisi, dittd, dan stempel Sekolah
5. Pengawas ruang tiap hari berpindah tempat.
6. Transpor Pengawas Ruang menjadi perdebatan. Untuk SDN sudah tidak diperkenankan dan juga tidak ada di RAPBS Bopda dan Bosnas, Karena di SDN sudah dapat Uang Kinerja dan Honor sesuai UMK. Tapi swasta dan MI masih boleh karena tidak ada uang Kinerja,
7. Pembuatan Naskah Usek selain US bertife UN akan dilaksanakan Selasa, 15 April 2014 di SD Al-Muttaqien, pukul 08.00 sesuai undangan.

Senin, 07 April 2014

TIGA TEMPAT TIGA KEGIATAN LIMA ORANG

Senin, Minggu I tiap bulan  adalah Pembinaan Kepala SDN (Wilayah I, II, dan V ) di Aula Dispendik kota Surabaya. Acara pagi ini mulai pukul 07.30 s.d 9.00 dengan Agenda :
1. Siraman Rohani dengan Asmaul Husna bagi yang beragama Islam dipimpin oleh Bp. Fattah. Untuk agama Kristen ada tempat tersendiri oleh Bp. Aston. Selesai siraman rohani langsung disatukan di aula dengan Nara sumber Ibu Eko dan Bapak Aston. Ibu Eko mengingatkan kembali tentang kerukunan di sekolah, Persiapan Ujian Sekolah, BSM dan Call Center dari masyarakat. Bapak Aston menyampaikan pesan agar KS berhati-hati dalam meloloskan penjaman guru yang sudah melebihi gaji. Sebab akan membuat guru malas bekerja.


2. Ibu Mindrati di SMP Barunawati mengikuti Pembinaan tentang Hemat Energi yang dilaksanakan oleh Tunas Hijau. Sepaulang dari Kegiatan ( 08.00 s,d 11.00 ) membawa secarik kertas yang berisi tentang Kegiatan tanggal 26 April 2014, yang terlebih dahulu harus mendaftar tanggal 19 April 2014. Diikuti oleh 1 Pembina dan 2 siswa di Kebun Bibit Wonorejo.
3. Guru Kelas VI ( P. Anwar, Ibu Siti K, dan Ibu Selvi ) harus menghadiri KKG di Pawiyatan ( pukul 12.00 s.d pukul 14.30 ) tentang bedah kisi-kisi di Wilayah Surabaya V.
Di Sekolah ( TU ) menyelesaikan laporan Bosnas ( K-1, K-2, K-3, K-7, K-7a, Tanggung Jawab ) untuk persiapan dikirim ke Dispendik, juga K-3, K-4, K-5, K-6 secara manual. Setelah akan dikirim ke Dispendik ternyata manual K-7a berbeda dengan K-7a online setelah dicoba memasukkan BKU 3 ke pekerjaan Online. Jadi belum mengirim berkas Bosnas ke Dispendik